40 Dosen Lintas Program Studi UBB Ikuti Diklat Applied Approach 2026
Peningkatan Mutu Pembelajaran

40 Dosen Lintas Program Studi UBB Ikuti Diklat Applied Approach 2026

Penguatan kompetensi dosen untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih aktif, adaptif, dan relevan bagi mahasiswa.

BANGKA — Universitas Bangka Belitung (UBB) terus memperkuat mutu pembelajaran melalui peningkatan kapasitas para dosen. Sebanyak 40 dosen dari berbagai program studi di lingkungan UBB mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Applied Approach (AA) Batch-21 Tahun 2026 yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Universitas Pasundan.

Program yang difasilitasi oleh Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UBB ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan universitas dalam meningkatkan kemampuan dosen merancang dan menjalankan pembelajaran yang semakin relevan dengan perkembangan pendidikan tinggi dan kebutuhan mahasiswa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Bimbingan Teknis pada Selasa, 21 Juli 2026. Para peserta kemudian mengikuti pembukaan bersama peserta PEKERTI Batch-30 pada Rabu, 22 Juli 2026. Pelatihan dilaksanakan secara daring hingga 28 Juli 2026.

40
Dosen UBB
Lintas Prodi
Berbagai bidang keilmuan
21–28 Juli
Pelaksanaan tahun 2026

Keikutsertaan dosen dari berbagai program studi menjadi langkah penting agar peningkatan kualitas pembelajaran dapat berlangsung secara lebih merata di lingkungan UBB. Setiap bidang keilmuan memiliki karakter mata kuliah, metode pembelajaran, dan kebutuhan mahasiswa yang berbeda. Karena itu, pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat disesuaikan dan diterapkan di program studi masing-masing.

Menguatkan Kompetensi Mengajar Dosen

Applied Approach merupakan program pengembangan kompetensi lanjutan bagi dosen. Program ini mendorong dosen tidak hanya menguasai bidang keilmuannya, tetapi juga mampu mengelola proses pembelajaran secara terarah, kreatif, dan melibatkan mahasiswa secara aktif.

Selama pelatihan, peserta memperoleh penguatan mengenai pengembangan kurikulum, metode pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa, pemanfaatan teknologi, penyusunan bahan ajar, penilaian hasil belajar, hingga praktik mengajar. Berbagai materi tersebut diarahkan agar dapat diterapkan secara nyata dalam kegiatan perkuliahan.

PEKERTI dan Applied Approach penting bagi dosen karena kemampuan mengajar tidak cukup hanya mengandalkan penguasaan materi. Dosen juga perlu memahami cara mahasiswa belajar, memilih metode yang sesuai, membangun interaksi di kelas, serta menilai perkembangan belajar mahasiswa secara tepat.

PEKERTI memberikan fondasi mengenai cara merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. Sementara itu, Applied Approach memperdalam kemampuan tersebut agar dosen mampu mengembangkan pembelajaran yang lebih inovatif dan sesuai dengan kondisi nyata di ruang kuliah.

Bagi perguruan tinggi, peningkatan kompetensi dosen berkaitan langsung dengan kualitas layanan akademik. Pembelajaran yang dirancang dengan baik dapat mendorong mahasiswa menjadi lebih aktif, kritis, mandiri, serta mampu menghubungkan pengetahuan yang diperoleh dengan berbagai persoalan nyata.

Program Pengembangan yang Berkelanjutan

Keikutsertaan 40 dosen dalam Diklat AA melanjutkan program pengembangan kapasitas dosen yang sebelumnya telah difasilitasi LPMPP UBB. Pada Mei 2026, LPMPP UBB juga mengikutsertakan 34 dosen dari berbagai program studi dalam Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional atau PEKERTI yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Universitas Negeri Semarang.

Pelaksanaan PEKERTI dan Applied Approach pada tahun yang sama menunjukkan kesinambungan program peningkatan kompetensi pedagogik di UBB. Kedua program tersebut saling melengkapi dalam membantu dosen memperkuat dasar-dasar pembelajaran sekaligus mengembangkan penerapannya di ruang kuliah.

Pengetahuan dan praktik baik yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak hanya memberi manfaat bagi peserta, tetapi juga dapat dibagikan kepada rekan dosen di program studi masing-masing. Dengan demikian, dampak program dapat berkembang lebih luas dan memperkuat budaya pembelajaran di lingkungan universitas.

Melalui program ini, UBB menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan. Penguatan kapasitas dosen diharapkan bermuara pada pengalaman belajar yang semakin bermakna bagi mahasiswa serta mendukung lahirnya lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi perubahan.

Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran

Universitas Bangka Belitung