UBB Perkuat Transformasi Kurikulum Berbasis OBE, Dorong Program Studi Lebih Adaptif terhadap Regulasi dan Kebutuhan Dunia Kerja

Bangka Belitung — Universitas Bangka Belitung terus memperkuat agenda transformasi pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan Workshop Penyesuaian Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis UBB dalam menyelaraskan kurikulum program studi dengan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025, sekaligus memperkuat arah pengembangan pembelajaran yang lebih relevan, terukur, dan berorientasi pada capaian lulusan.

Foto bersama peserta Workshop Penyesuaian Kurikulum Berbasis OBE Universitas Bangka Belitung
Peserta Workshop Penyesuaian Kurikulum Berbasis OBE berfoto bersama di Balai Cendekia, Gedung Antar Lembaga, Universitas Bangka Belitung.

Workshop yang berlangsung pada 1–2 Juli 2026 di Balai Cendekia, Gedung Antar Lembaga, Kampus Universitas Bangka Belitung ini diikuti oleh pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen, serta unsur penjaminan mutu dari berbagai unit di lingkungan UBB. Kehadiran peserta lintas fakultas menunjukkan bahwa penyesuaian kurikulum tidak lagi diposisikan sebagai agenda administratif semata, tetapi sebagai kebutuhan institusional dalam menjamin mutu akademik dan daya saing lulusan.

Melalui pendekatan OBE, kurikulum tidak hanya disusun berdasarkan daftar mata kuliah, tetapi diarahkan pada capaian pembelajaran yang jelas, terukur, dan dapat dievaluasi. Dengan demikian, setiap program studi diharapkan mampu merancang proses pembelajaran yang lebih sesuai dengan profil lulusan, kebutuhan pemangku kepentingan, perkembangan ilmu pengetahuan, serta dinamika dunia kerja.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, yaitu Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Devi Valeriani, S.E., M.Si.; Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Henny Helmi, S.Si., M.Si.; Wakil Rektor III Bidang Perencanaan, Sistem Informasi dan Kerja Sama, Dr. Hamsani, S.E., M.Sc.; serta Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama (BAKK), Hesty, S.Si., M.Pd.. Kehadiran jajaran pimpinan dan unsur biro terkait tersebut menegaskan dukungan kelembagaan UBB terhadap penguatan kurikulum, penjaminan mutu akademik, tracer study, serta peningkatan kualitas lulusan secara berkelanjutan.

Pimpinan Universitas Bangka Belitung menyampaikan sambutan dalam Workshop Penyesuaian Kurikulum Berbasis OBE
Pimpinan Universitas Bangka Belitung menyampaikan arahan dalam pembukaan Workshop Penyesuaian Kurikulum Berbasis OBE.

Kepala LPMPP Universitas Bangka Belitung, Dr. Sujadmi, M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan langkah penting untuk memperkuat tata kelola kurikulum berbasis capaian pembelajaran. Menurutnya, penyesuaian kurikulum berbasis OBE menjadi kebutuhan penting agar setiap program studi mampu menghasilkan rancangan pembelajaran yang relevan, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan pemangku kepentingan.

Kepala LPMPP Universitas Bangka Belitung Dr. Sujadmi menyampaikan penguatan kurikulum berbasis OBE
Kepala LPMPP Universitas Bangka Belitung, Dr. Sujadmi, M.A., menyampaikan penguatan terkait penyesuaian kurikulum berbasis Outcome-Based Education.
“Penyesuaian kurikulum berbasis OBE menjadi penting agar setiap program studi mampu merancang proses pembelajaran yang relevan, terukur, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan pemangku kepentingan.”

Penguatan kurikulum tersebut dilakukan secara sistematis, mulai dari analisis kebutuhan pemangku kepentingan, penyusunan profil lulusan, perumusan capaian pembelajaran lulusan, pembentukan mata kuliah, strategi pembelajaran, asesmen, hingga monitoring dan evaluasi. Seluruh tahapan ini menjadi fondasi penting agar kurikulum tidak hanya memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dunia industri, dan pembangunan daerah.

Sementara itu, Rektor Universitas Bangka Belitung, Prof. Ibrahim, menekankan bahwa pengembangan kurikulum merupakan bagian penting dari komitmen institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Menurutnya, perubahan regulasi perlu direspons secara substantif melalui penguatan budaya mutu, inovasi pembelajaran, dan peningkatan relevansi lulusan terhadap kebutuhan pembangunan.

“Pengembangan kurikulum bukan sekadar pemenuhan regulasi, tetapi bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, memperkuat budaya mutu, dan menghasilkan lulusan yang unggul serta berdaya saing.”

Rektor berharap kegiatan ini mampu mendorong seluruh program studi untuk tidak hanya menyesuaikan dokumen kurikulum, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa kurikulum merupakan instrumen utama dalam menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter, adaptif, dan berdaya saing. Dalam konteks tersebut, penyesuaian kurikulum menjadi bagian dari upaya UBB memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah dan nasional.

Selain penguatan kurikulum, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengumuman Program Studi Terbaik Hasil Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) Tahun 2025. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Sekretaris LPMPP UBB, Dr. Rulyanti Susi Wardhani, S.E., M.Si., sebagai bentuk apresiasi terhadap program studi yang dinilai konsisten dalam membangun budaya mutu akademik secara berkelanjutan.

Adapun program studi yang memperoleh penghargaan tersebut yaitu Program Studi Agroteknologi, Program Magister Hukum, dan Program Studi Akuakultur. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen program studi dalam memperkuat tata kelola akademik, pelaksanaan pendidikan, penjaminan mutu internal, serta pelaksanaan perbaikan berkelanjutan di lingkungan Universitas Bangka Belitung.

Program studi penerima penghargaan AMAI Universitas Bangka Belitung Tahun 2025
Perwakilan program studi penerima penghargaan Program Studi Terbaik Hasil Audit Mutu Akademik Internal Tahun 2025 berfoto bersama dalam rangkaian Workshop Penyesuaian Kurikulum Berbasis OBE.

Workshop ini juga menghadirkan unsur pemangku kepentingan eksternal, yaitu M. Denny Elyasa, S.E., M.M., Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kehadiran stakeholder eksternal tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa pengembangan kurikulum UBB tidak berjalan secara tertutup, tetapi tetap memperhatikan kebutuhan dunia kerja, dunia usaha, dunia industri, serta arah pembangunan daerah.

Penyerahan sertifikat kepada narasumber eksternal dalam Workshop Penyesuaian Kurikulum Berbasis OBE Universitas Bangka Belitung
Kepala LPMPP UBB, Dr. Sujadmi, M.A., menyerahkan sertifikat kepada M. Denny Elyasa, S.E., M.M., Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh penguatan mengenai berbagai aspek penting dalam penyusunan dan penyesuaian kurikulum, mulai dari analisis kebutuhan pemangku kepentingan, tracer study, perumusan profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, pembentukan mata kuliah, strategi pembelajaran, asesmen, hingga monitoring dan evaluasi implementasi kurikulum. Penguatan materi tracer study turut disampaikan oleh Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama (BAKK), Hesty, S.Si., M.Pd., sebagai bagian dari upaya memperkuat basis data lulusan, umpan balik pengguna, dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja. Rangkaian materi ini diarahkan agar setiap program studi mampu menghasilkan kurikulum yang lebih relevan, akuntabel, dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat.

Penyelenggaraan workshop ini menandai komitmen UBB dalam memperkuat sistem penjaminan mutu akademik secara berkelanjutan. Melalui penyesuaian kurikulum berbasis OBE, UBB berupaya memastikan bahwa proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan standar, tetapi juga pada pencapaian kompetensi lulusan yang mampu beradaptasi dengan perubahan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Dengan penguatan kurikulum, pelibatan pemangku kepentingan, dukungan pimpinan universitas, penguatan tracer study, serta apresiasi terhadap program studi berkinerja baik, Universitas Bangka Belitung menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang terus bergerak menuju tata kelola akademik yang lebih adaptif, bermutu, dan berorientasi pada masa depan.

Keterangan: Dokumentasi kegiatan Workshop Penyesuaian Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education Universitas Bangka Belitung, 1–2 Juli 2026, di Balai Cendekia, Gedung Antar Lembaga, Kampus UBB.